Saat menginap di Hotel Grand Hyatt Jeju, saya awalnya berpikir bahwa saya perlu mengatur transportasi khusus agar bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik. Namun, begitu saya keluar dari hotel dan berjalan kaki, ternyata sudah ada banyak hal yang bisa saya nikmati dalam jarak yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja! Percayalah, rasanya sangat menyenangkan sekali karena tidak perlu menggunakan kendaraan untuk bisa menikmati hari tersebut sepenuhnya. Berikut ini adalah rencana perjalanan yang bisa dilakukan dengan berjalan kaki di sekitar Hotel Grand Hyatt Jeju; Anda tidak perlu terburu-buru, dan bisa menikmati perjalanan dengan santai!

Stasiun pertama: Berjalan-jalan di pesisir Seogwipo – Begitu keluar rumah, langsung bisa melihat pemandangan laut.
Hotel Junyue terletak di tepi pantai kota Seogwipo. Dari hotel, hanya diperlukan waktu sekitar 5 menit berjalan kaki untuk sampai ke jalan setapak di tepi pantai. Jika berjalan menyusuri tepi pantai, di sebelah kiri terlihat lautan biru kehijauan di bagian selatan Pulau Jeju, sedangkan di sebelah kanan terdapat berbagai perahu nelayan dan dermaga kecil. Pemandangannya sungguh indah, dan apa pun yang diambil foto akan terlihat sangat cantik. Ketika cuaca cerah, Anda juga dapat melihat pulau kecil bernama Seoseom di kejauhan; siluet pulau tersebut, ketika dipadukan dengan warna langit, menciptakan pemandangan yang benar-benar luar biasa!
Jalan setapak ini sangat nyaman untuk dijelajahi; tidak banyak tanjakan atau turunan, sehingga sangat cocok untuk dinikmati di pagi hari setelah minum kopi. Saya menyarankan untuk pergi ke sana di pagi hari atau sore hari, karena cahayanya sangat indah. Baik untuk mengambil foto orang maupun pemandangan, hasilnya pasti akan lebih menarik!

Stasiun kedua: Air Terjun Tian Di Yuan – Air terjun yang megah ini dapat dicapai dalam waktu 15 menit berjalan kaki.
Dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Hotel Junyue, Anda dapat sampai ke Air Terjun Cheonjiyeon (천지연폭포), yang merupakan salah satu dari tiga air terjun paling terkenal di Pulau Jeju. Tinggi air terjunnya mencapai hampir 22 meter, dan kolam yang terletak di bawah air terjun tersebut berwarna hijau kebiruan yang jernih. Di sekelilingnya tumbuh berbagai tanaman subtropis, sehingga rasanya seolah-olah suhu di sekitar air terjun tersebut menjadi lebih sejuk saat Anda memasukinya!
Biaya masuknya sekitar 2.000 won Korea (sekitar 50 yuan Taiwan), sangat murah, dan nilai uang yang dikeluarkan pasti sepadan. Di dalam kawasan wisata tersebut terdapat jalan setapak yang sangat indah, di kedua sisinya ditanami berbagai jenis tanaman, sehingga udaranya begitu segar sehingga membuat orang ingin terus berada di sana. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan drone di dalam kawasan ini dilarang, tetapi mengambil foto sama sekali tidak masalah; cukup ambil foto dengan ponsel Anda, dan hasilnya akan sangat cantik!

Stasiun ketiga: Pelabuhan Wisata Seogwipo – Naik perahu untuk menikmati keindahan Pulau Seoseo dan bersantai dengan nyaman.
Dari hotel, Anda hanya perlu berjalan kaki selama sekitar 10 menit untuk sampai ke Pelabuhan Wisata Seogwipo. Di sini terdapat perahu kecil yang berangkat secara teratur menuju Pulau Seoseom; perjalanan dengan perahu ini hanya memakan waktu beberapa menit saja. Di pulau tersebut, Anda dapat menikmati bentang alam vulkanis dan tumbuhan alami. Berkeliling pulau tersebut membutuhkan waktu sekitar 30–40 menit, dan prosesnya sangat santai serta menyenangkan. Harga tiket perahu tidak mahal, sekitar 4.000 won Korea untuk perjalanan pulang pergi.
Di tepi pelabuhan juga banyak kios kecil yang menggemaskan, yang menjual abalon segar, makanan laut, serta camilan daging babi hitam khas Pulau Jeju. Berjalan-jalan sambil makan di sini sangat menguntungkan! Suasana di pelabuhan ini sangat bersifat kehidupan sehari-hari; bukan tempat yang terlalu berorientasi pada pariwisata, melainkan lebih seperti suasana di mana kita bisa bergaul bersama penduduk setempat, dan itu sangat menarik.
Stasiun keempat: Jalan Budaya Xinxigui – Menikmati teh sore sambil berbelanja dalam satu waktu saja.
Jika berjalan dari pelabuhan pariwisata menuju pusat kota, dalam waktu sekitar 10 menit, Anda akan sampai di kawasan kota tua Seogwipo dan Jalan Budaya. Di daerah ini terdapat banyak kafe dengan suasana yang unik, toko-toko kreatif, serta pasar tradisional; suasana di sana sangat santai dan nyaman. Saya merekomendasikan untuk mencari sebuah kafe dengan tempat duduk terbuka, lalu memesan secangkir latte teh hijau Jeju. Dengan tidak melakukan apa-apa dan hanya menikmati suasana tersebut, rasa santai dan tenangnya benar-benar tak terkatakan!

Referensi untuk perencanaan waktu perjalanan sehari
Berikut adalah jadwal sederhana yang saya susun setelah melalui proses tersebut sendiri. Seluruh perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki atau duduk sebentar-sebentar, tanpa perlu terburu-buru sama sekali:
- 🌅 07:30 — Berjalan-jalan di jalur pantai di pagi hari (30 menit)
- ☕ 08:30 — Kembali ke hotel untuk sarapan, atau minum kopi di kafe terdekat.
- 🌊 Pukul 10:00 — Air Terjun Tian Di Yuan (sekitar 1 jam perjalanan)
- ⛵ Pukul 11:30 — Berkunjung ke Pelabuhan Wisata Seogwipo, lalu naik perahu menuju Pulau Seoseo (sekitar 1,5 jam perjalanan).
- 🍽️ Pukul 13:30 — Makan siang seafood di tepi pelabuhan
- 🛍️ Pukul 15:00 – Jalan-jalan di Jalan Budaya Seogwipo, menikmati teh sore (sekitar 2 jam).
- 🌆 17:30 — Kembali ke hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan makan malam.
Sepanjang perjalanan, tidak ada satu bagian pun yang memerlukan waktu berjalan kaki lebih dari 15 menit; benar-benar sangat nyaman! Jika Anda mengira bahwa untuk menikmati fasilitas di Junyue Anda perlu menyewa mobil khusus, informasi ini akan memberitahu Anda bahwa hal tersebut sama sekali tidak diperlukan! Hanya dengan berjalan kaki saja, Anda sudah bisa menikmati semua keindahan Xigui Pu. Lain kali ketika saya datang lagi, saya ingin tinggal selama dua hari lebih lama, agar bisa menjelajahi setiap sudutnya dengan lebih detail✨

