Saat menginap di Hotel Grand Hyatt Jeju, saya awalnya mengira bahwa daerah sekitar hotel tersebut merupakan kawasan dengan tempat-tempat hiburan dan restoran yang mahal dan cocok untuk dikunjungi oleh para turis. Namun, setelah benar-benar pergi ke sana, saya menemukan bahwa ada beberapa restoran yang sangat sederhana namun memiliki makanan yang sangat lezat, dan yang terpenting, restoran-restoran tersebut hanya berjarak lima menit berjalan kaki saja, sehingga tidak perlu menggunakan kendaraan sama sekali! Artikel ini merupakan rekomendasi makanan enak di sekitar Hotel Grand Hyatt Jeju yang saya susun secara pribadi; nilai uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan makanan-makanan ini sangat sepadan, jadi jangan sampai lewatkan saat Anda berkunjung ke sana lagi!

Peringkat pertama: Pasar Makanan Laut Sigaegupu – Makanan laut yang paling segar, dimasak dan disajikan langsung saat dibeli.
Dari Hotel Junyue, Anda hanya perlu berjalan kaki selama sekitar 10 menit untuk sampai ke Pasar Makanan Laut Seogwipo. Makanan laut di sini sangat segar; ikan, abalon, teripang, dan kepiting yang ditangkap langsung dari perairan selatan Jeju tersedia dalam berbagai jenis. Anda dapat memilih bahan makanan yang diinginkan di pasar tersebut, lalu meminta penjual untuk mengolahnya di tempat, atau Anda juga bisa membelinya dan membiarkan restoran yang berada di dekatnya yang mengolahnya untuk Anda.
Saya sangat merekomendasikan nasi campur abalon di sini (성게비빔밥)! Abalon segar dari Pulau Jeju memiliki rasa manis yang tinggi dan bau amis yang rendah. Ketika dicampur dengan nasi putih yang masih panas dan minyak wijen, setiap suapan akan memberikan rasa segar khas dari lautan. Di Taiwan, untuk menikmati abalon berkualitas serupa, Anda mungkin perlu mengeluarkan biaya beberapa kali lipatnya, tetapi di sini, harganya hanya beberapa ribu won Korea, sehingga nilai uangnya benar-benar sangat menguntungkan!

Peringkat kedua: Restoran Barbekyu Daging Babi Hitam – Wajib dicoba saat berkunjung ke Pulau Jeju; satu gigitan saja sudah bisa merasakan perbedaannya.
Jika tidak mencoba daging babi hitam Jeju, berarti Anda belum benar-benar mengunjungi Jeju! Di sekitar Hotel Junyue, di kawasan Kota Seogwipo, terdapat beberapa restoran yang menyajikan barbekyu daging babi hitam Jeju (제주 흑돼지); restoran-restoran tersebut dapat diakses dalam waktu sekitar 8 hingga 12 menit berjalan kaki. Daging babi hitam Jeju memiliki tekstur yang lebih elastis dibandingkan daging babi biasa, dengan distribusi lemak yang merata. Saat dipanggang, aroma yang dihasilkannya sangat harum. Jika disantap bersama kimchi dan selada untuk nasi bungkus, rasanya akan menjadi sangat lezat dan penuh variasi!
Disarankan untuk pergi saat makan malam. Harga untuk satu porsi adalah sekitar 15.000 hingga 20.000 won Korea. Jika dua orang memesan dua porsi beserta lauk pendamping dan sup bubur, meskipun Anda makan sampai kenyang, biayanya tetap hanya beberapa ratus dolar Taiwan. Dari segi harga, ini sangat menguntungkan! Jangan lupa untuk mengatakan kepada pelayan, “잘 부탁드립니다” (Tolong panggang untuk saya). Biasanya, mereka akan membantu mengatur api agar tingkat kematangan dagingnya tepat sesuai keinginan Anda.

Peringkat ketiga: Kafe Makanan Manis Berbahan Jeruk — Hanya tersedia di Pulau Jeju; akan menyesal jika tidak mencobanya.
Pulau Jeju merupakan daerah penghasil jeruk terbesar di seluruh Korea, sehingga di sini terdapat banyak sekali makanan penutup dan minuman yang menggunakan jeruk Jeju sebagai bahan utamanya. Di kawasan Kota Seogwipo, yang berada di sekitar Junyue, Anda dapat menemukan beberapa kafe yang menyajikan kue jeruk Jeju, latte jeruk, dan es krim jeruk; setiap kafe tersebut penuh dengan nuansa khas Pulau Jeju!
Saya sangat menyukai kue buatan tangan berbentuk jeruk itu; penampilannya begitu menggemaskan sehingga saya enggan untuk memakannya, tapi setelah digigit, isinya adalah selai jeruk yang segar, dengan rasa asam manis yang sangat menyegarkan! Kue manis ini sama sekali tidak bisa ditemukan di Seoul; hanya tersedia di Pulau Jeju saja, jadi pasti harus dicoba!
Peringkat keempat: Makanan ringan dari pasar tradisional Seogwipo – hidangan lezat dan murah yang hanya diketahui oleh penduduk setempat.
Bagi teman-teman yang suka berbelanja di pasar, pastikan tidak melewatkan Pasar Tradisional Seogwipo (Seogwipo Maeil Ollae Market)! Dari Hotel Junyue, Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 15 menit untuk sampai ke sana. Di pasar ini, tersedia berbagai makanan ringan lokal yang harganya terjangkau. Yang wajib Anda coba adalah…
- 🐟 Ikan segar yang dipotong langsung: Ikan segar yang dipotong secara langsung, harganya lebih murah 30% dibandingkan di restoran.
- 🥟 Hotpot: Kulitnya renyah setelah digoreng, isinya terbuat dari campuran gula merah dan wijen; sangat lezat jika dimakan saat masih panas.
- 🌶️ Tteokbokki (Tteok yang Digoreng Pedas): Dibuat secara langsung oleh bibi di pasar, tingkat kepedasannya bisa disesuaikan, dan rasanya 10 kali lebih enak daripada yang dijual di toko-toko serba ada.
- 🍊 Jeruk Jeju yang segar: Dibeli langsung dari petani pada musimnya, rasanya sangat manis.

Peta tempat-tempat makan enak yang telah disusun secara rapi
Berikut ini adalah penjelasan yang disusun berdasarkan jarak tempuh dengan berjalan kaki:
- 🚶 Dalam waktu 5 menit: Kios kecil di tepi pantai (ikan panggang, sate makanan laut)
- 🚶 Sekitar 10 menit: Pasar Perikanan Seogwipo (Hidangan nasi dengan abalon yang wajib dicoba)
- 🚶 Sekitar 10–12 menit: Area pemanggangan daging babi hitam Jeju
- 🚶 Sekitar 12 menit: Kawasan kafe dengan tema jeruk
- 🚶 Sekitar 15 menit: Pasar Tradisional Setiap Hari di Seogwipo

Keuntungan tinggal di Junyue adalah bahwa begitu Anda keluar rumah, Anda akan menemukan berbagai makanan lezat di mana-mana! Baik Anda pecinta makanan laut, daging panggang, atau makanan manis, di daerah ini Anda pasti bisa menemukan apa yang Anda sukai, dan nilai uang yang Anda keluarkan untuk mendapatkannya benar-benar jauh lebih baik daripada yang Anda bayangkan! Lain kali saat pergi ke Pulau Jeju, jangan lupa membawa daftar makanan wajib ini; pastikan Anda akan terus mengingatnya bahkan setelah kembali ke Taiwan 🍊✨
